Filosofi Dibalik Penemu Lampu Listrik Pertama

Penemu lampu listrik pertama sudah mampu memberikan penerangan yang lebih modern hingga pembaruan saat ini, Lampu listrik atau pijar merupakan alat yang mampu memberikan penerangan, Penemu lampu yang terkenal yaitu Thomas Alva Edison. Namun, sebenarnya sebelumnya sudah ada 3 ilmuwan yang membuat lampu pijar. Saat ini lampu akan lebih mudah ditemukan di berbagai tempat swalayan maupun toko elektronik.

Filosofi Dibalik Penemu Lampu Listrik Pertama

Keberadaan lampu mampu membantu memberikan penerangan, baik di dalam rumah atau di jalanan. Banyak keuntungan yang bisa didapatkan dari penggunaan lampu pijar, Thomas Alva Edison sebagai penemu lampu pijar memang cukup terkenal. Oleh karena itu, anda perlu tahu lebih jelas filosofi dan perjalanannya.

Penemu Lampu Listrik Pertama

Sudah diketahui secara jelas bahwa penemu lampu pijar yang cukup terkenal adalah Thomas Alva Edison. Thomas merupakan ilmuwan yang cukup terkenal dan mampu menemukan berbagai alat elektronik yang cukup memberikan manfaat banyak. Tahun 1876 lampu listrik ditemukan dan dipatenkan pada tahun 1878. Disinilah beberapa rangkaian lampu listrik ditemukan.

Thomas Edison memproduksi lampu listrik untuk penggunaan dalam ruangan. Setelah bekerja keras, pengujian dilakukan selama 40 jam. Selama ini memang banyak yang mengenal jika penemu lampu listrik adalah Thomas Alpha Edison. Namun, kenyataannya sebelumnya sudah ada 3 nama ilmuwan yang menemukannya. Ketiga ilmuwan tersebut mungkin belum terlalu terkenal. 

Berikut ini adalah penjelasan lebih lengkap tentang siapa ketiga ilmuwan penemu lampu listrik pertama tersebut sebelum Thomas Alva Edison :

Warren de la Rue

Penemu lampu listrik yang dapat kita  bahas yang pertama adalah Warren de la Rue. Pada tahun 1808, ilmuwan asal Inggris (Warren de la Rue) ini membuat sebuah lampu pijar dengan menggunakan kumparan platinum. Namun, sayangnya lampu buatan ilmuwan yang satu ini dibandrol terlalu mahal dan tidak mampu bertahan lebih lama. Kegagalan yang terjadi justru dapat membuat ilmuwan lainnya memiliki harapan lebih.

R. Glove

Kegagalan ilmuwan penemu lampu listrik yang pertama membuat ilmuwan lainnya menjadi lebih bersemangat. R. Glove adalah salah satu ilmuwan yang melanjutkan penemuan lampu listrik yang pertama. Pada tahun 1840, Glove menemukan lampu pijar dengan kumparan platinum. Lampu pijar buatan ilmuwan yang satu ini lebih praktis. 

W. Swan

Ilmuwan lain yang bernama Sri J.W.Swan melanjutkan penelitian Glove pada 1860. Swan menciptakan sebuah lampu pijar dengan menggunakan bantuan kertas karbonisasi dengan proses serat kapas yang dilengkapi dengan asam sulfat. Lampu hasil ilmuwan ketiga ini masih kurang sempurna. Ciptaan lampu pijar dari Swan tersebut masih memiliki kelemahan. Kegagalan yang terjadi karena bola lampu yang dinyalakan akan menjadi menghitam.

Thomas Alva Edison

Penemu lampu pijar yang cukup terkenal yaitu Thomas Alva Edison. Pada akhirnya penemuan terakhir ini mematenkan adanya lampu listrik pada tahun 1879. Lampu milik penemu yang satu ini menjadi dasar lampu modern. Namun, proses yang dilakukan untuk menemukan lampu pijar ini cukup rumit. Perjalanan penemuan ini cukup lama bahkan hingga bertahun-tahun. Kesempurnaan lampu listrik semakin lama semakin baik hingga dipatenkan. Dari sinilah mengapa ilmuwan paling terkenal yang banyak diketahui adalah Thomas Alva Edison.

Penemu lampu listrik pertama ternyata tidak hanya ditemukan oleh satu orang saja. Ada 3 ilmuwan sebelum Thomas Alva Edison yang bertahun-tahun membuatnya, namun masih gagal. Kegagalan tersebut berlanjut pada ilmuwan yang lain dan terakhir dipatenkan oleh Thomas Edison. Perjalanan penemuan lampu listrik tidaklah mudah, namun, manfaatnya cukup banyak dan bisa dirasakan hingga saat ini.

0 Response to "Filosofi Dibalik Penemu Lampu Listrik Pertama"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel